Surat Cinta dalam Jaringan

Surat cinta dalam jaringan dalam 31 post, yang kubuat khusus untukmu dalam 30 hari.

Surat Keduapuluhtiga: As, Jack, Queen, As

Mars,

Kamu percaya ramalan? Aku senang sekali diramal, untuk bersenang-senang. :p

Aku minta diramal oleh temanku, ia bisa menggunakan kartu remi untuk meramal cinta. Kamu tahu hasilnya? Mengejutkan! Ia juga sampai kaget ketika melihat hasil ini. Menurutnya ini adalah hasil sempurna sebuah ramalan.

Aku memfoto hasil ramalah tersebut:

As hati berarti rasa suka si wanita

Jack berarti si pria

Queen berarti si wanita

As daun berarti rasa suka si pria

Mengerti? Arti dari kartu ini adalah aku menyukai kamu dan kamu juga menyukai aku!

Kita bisa bersatu! Hahaha :D

Kamu percaya tidak? Apa jangan-jangan kamu sebenarnya punya perasaan untukku? Hihihihi. Semoga saja ya :)

Aku suka kamu Mars!

Ratu hatimu,

Venus

Surat Keduapuluhdua: Mars Matahari

Mars,

Ada Matahari mendekat. Aku bimbang.

Matahari yang hangat dan bersemangat, memancarkan sinarnya untukku tangkap.

Mars yang dingin membeku, yang kudekati saja sulit.

Aku terlalu mencintaimu Mars, sampai aku bisa mematikan perasaan untuk Matahari.

Yang akan selalu memilihmu,

Venus.

Surat Keduapuluhsatu: Kenapa?

Mars,

Kamu aneh akhir-akhir ini. Kenapa? Ada apa?

Ingat pada hari senin tanggal 31 Januari 2011 kemarin? Kamu melihatku di stasiun, tapi aku tidak kamu sapa. AKu spontan dengan culunnya menangis saat itu juga. Aku tahu kamu cuek, tapi sebegitu cueknya kah? Aku bingung.

Hari ini, tanggal 4 Februari 2011. Aku ingin mengucapkan terima kasih atas tatapan antar mata selama beberapa detik tadi di kantin, sedikit melepaskan rinduku. Tapi, kenapa kamu malah membuang muka? Kamu tidak suka padaku? Aku benar benar bingung Mars dengan sikapmu. Aku salah apa?

Aku hanya butuh satu kata “Hallo” darimu. - Perempuan Sore.

Susahkah itu Mars? Susah? :’(

:’(

Venus

Surat Keduapuluh: Kabar Deimos

Halo Mars,

Ini Deimos, ingat? Itu loh sebuah gantungan hp yang kamu berikan ke Venus. Tentu ingat, kan? Kabarku sekarang baik-baik saja, aku senang sekali menggantung cantik di handphone Venus. Ia terlihat sangat menyayangiku dan bangga sekali denganku. Ia merawatku dengan baik dan penuh cinta kasih.

Baginya aku adalah harta karun yang sangat berharga, aku senang menjadi miliknya.

Dan kamu Mars, kamu tidak akan pernah menyesal jika kamu suatu saat akan menjadi miliknya, karena ia akan merawatmu dengan baik. :)

Salam rindu,

Deimos

Surat Kesembilanbelas: MAAF!

Mars,

Maaf aku bolos menulis surat untukmu! Aku selama 3 hari berlibur ke luar kota dan susah sekali menemukan koneksi internet disana :’( Maaf ya!

Hari ini aku akan mengejar menulis surat sebanyak 4 buah! SEMANGAT!

:)

Yang sedang mencari ide,

Venus

Surat Kedelapanbelas: CIE!

Cie Mars cie,

Kamu tau nggak apa arti cie? Cie mungkin dalam bahasa Inggris bisa diartikan sebagai “wow, cool!

Aku ingin bilang cie nih ke kamu, lihat ya!:

  • Cie potongan rambut baru.
  • Cie kacamata baru.
  • Cie kumis-kumismu sekarang rapih.
  • Cie sepatu baru.
  • Cie sombong sekali kamu.
  • Cie kamu nggak menyapa aku tadi ketika bertemu di stasiun tadi!

HUH! Yes, I’m being sarcastic here. :’(

I can’t stop loving you, Mars.

Lagi kesel,

Venus

Surat Ketujuhbelas: Bonnie - Clyde

Hai Mars,

Aku tadi sedang iseng gak ada kerjaan, bengong-bengong tidak produktif. Tiba-tiba muncul ide mencari pasangan terkenal Venus dan Mars yang kira-kira cocok dengan kita. Hasilnya ada beberapa, namun yang menurutku paling keren adalah pasangan ini.

Kamu tahu siapa mereka? Mereka adalah Bonnie & Clyde pasangan pemimpin geng pemberontak dan perampok di Amerika. Terbayang olehmu bagaimana serunya perjalanan hidup dan cinta mereka? Hebat ya! Mereka saling menutupi kekurangan masing masing. Sang Venus, Bonnie sangat mencintai Clyde bahkan pada saat ia tahu bahwa Clyde adalah seorang kriminil. Ia terus mencintai suaminya bahkan membantunya kabur dan merampok! Keren ya!

Coba kamu lihat beberapa percakapan mereka yang sempat diabadikan ini, sangat manis. :)

Bonnie Parker:  I don’t have no mama. No family either.
Clyde Barrow :  Hey, I’m your family.
Bonnie Parker:  You know what, when we started out, I thought we was really goin’ somewhere. This is it. We’re just goin’, huh?
Clyde Barrow : I love you. 

Bonnie Parker: You’re good! 
Clyde Barrow : I ain’t good. I’m the best! 
Bonnie Parker: And modest! 

Dan ini yang dikatakan oleh sang Mars, Clyde ketika membaca puisi buatan istrinya.


Clyde Barrow: You know what you done there? You told my story, you told my whole story right there, right there. One time, I told you I was gonna make you somebody. That’s what you done for me. You made me somebody they’re gonna remember.

Their love is just so simple yet so passionate! Just like the way i love you :)

Bonnie Parkermu,

Venus


Surat Keenambelas: TCITR

Hey Mars,

Aku baru saja membeli buku ini.

Aku penasaran, kenapa kamu suka sekali dengan buku ini.

Baru aku sampai bab 2 dan ternyata….. Buku ini keras yah? Apa jangan-jangan kamu itu dingin dan keras gara-gara buku ini? Hmm.

Sudah kok, cuma mau lapor ini aja :p

xoxoxoxoxo

Whose sensitive. and that killed her,

Venus

Surat Kelimabelas: Bakal gimana?

Mars,

Wah, tidak terasa ya! Aku sudah setengah jalan menulis surat-surat pengakuan cinta kepadamu. Aku kira aku akan bosan dan berhenti di tengah jalan, tapi ternyata aku terus lanjut malah aku selalu menanti hari esoknya untuk mengungkapkan perasaanku ini. Hihihihi.

Mars, hari ini aku mengadakan pesta perpisahan untuk temanku. Namanya Jeong Tae Hun, ia akan pulang ke Korea besok sore. Aku bersama ketiga temanku bersenang-senang dengannya hingga sore hari. Kami memberikan ia kado dan berfoto-foto. Kami sedih sekali dia harus pulang ke Korea, tapi sore itu membuat keadaan sangat menyenangkan.

Menyenangkan sampai salah satu temanku bertanya padaku, “Kalau Ayang Eci yang pulang lo bakal gimana?”

Oya, teman-temanku dan aku memiliki nama samaran untukmu: Ayang Eci. Aneh ya? Lumayan.

Oke, setelah pertanyaan itu aku terdiam beberapa detik, gak bisa mikir. Lalu, tiba-tiba terbayang bagaimana aku memberikan kenang-kenangan terakhir untukmu dan terbayang pula perpisahan penuh air mata di airport. Galau deh jadinya.

Sekarang, aku mendownload sekitar 10 lagu galau tentang perpisahan. Berlebihan? Enggak juga sih, habis gimana dong? Aku takut! Aku belum mau berhenti mengejar kamu, aku masih ingin melihat wujudmu, masih mau melihat kemeja-kemejamu yang rapih itu, masih mau melihat senyummu. Aku belum siap berpisah. Aku nggak tahu ah!! Gak mau ngebayangin!

What hurts the most was being so close and having so much to say and watching you walk away”

Saking seringnya aku menangis takut setelah kita benar-benar berpisah kamu akan lupa padaku, aku sedang dalam tahap muak sendiri. Air mataku sampai tidak bisa keluar lagi dan ada sesuatu yang tertahan di dada. Enggak enak! Nyiksa!

Yang sedang bernyanyi-nyanyi sambil bersedih,

Venus

Surat Keempatbelas: Begini loh ya…

Mars,

Rasa-rasanya ada sesuatu yang mengganjal di hatiku deh.

Kamu ingat waktu kita bertemu saat turun dari kereta? Oke, terlalu sering dan abstrak ya. Mengingat kita selalu bertemu saat turun dari kereta. 

Biar kuperjelas.

Kamu ingat tidak waktu bertemu denganku saat turun dari kereta dan aku menanyakan padamu “Mataku dan hiduingku merah ya?”

Ingat? Ingat kan kamu?

Lalu ingat kamu jawab apa? Ayooo diingat-ingat!

Kamu jawab “Oh, tidak merah. Kamu alergi ya?”

Ehm, begini loh ya… Biar kuperjelas situasi hidung merah itu, aku tidak alergi tapi saat itu aku habis menangis tahu!

Kamu benar-benar tidak peka ya -____-

Banyak peer nih aku buat bikin kamu sadar kalau aku itu sungguh sangat sangat suka kamu.

Uhh, Semangat Venus!!

Yang tetap akan sayang kamu biarpun mungkin nanti kamu mengira aku alergi lagi,

Venus